Tampilkan postingan dengan label Kelas 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelas 3. Tampilkan semua postingan

Rangkuman Materi Pelajaran Bahasa Indinesia Kelas 3SD

dirayumna



Pelajaran 1 Makhluk Hidup

  1. Tanda baca titik (.) digunakan untuk:
    1. Mengakhiri kalimat berita.
    2. Memisahkan angka jam, menit, dan detik.
  2. Tanda baca (,) digunakan untuk memerinci beberapa unsur-unsur di dalam bacaan.
  3. Penggunaan huruf kapital di antaranya:
    1. Untuk menulis huruf pertama pada awal kalimat.
    2. Sebagai huruf pertama jabatan atau pangkat yang diikuti nama.
    3. Huruf pertama hari raya dan peristiwa sejarah.
  4. Membaca harus dengan lafal dan intonasi yang tepat, sehingga dengan mudah dapat memahami isi bacaan tersebut.

Pelajaran 2 Lingkungan

  1. Pengalaman adalah peristiwa yang pernah dialami.
  2. Membaca intensif membuat kalian mengerti isi bacaan.
  3. Tokoh adalah pelaku dalam sebuah cerita.
  4. Setiap tokoh dalam cerita memiliki sifat atau watak yang berbeda-beda.
  5. Mengomentari tokoh cerita dapat berdasarkan watak atau sifat.
  6. Memberi penjelasan tentang sesuatu, hendaknya secara urut agar mudah dipahami.
  7. Dongeng adalah cerita tentang sesuatu hal yang bersifat khayal.

Pelajaran 3 Kerja Sama

  1. Menceritakan pengalaman dengan menggunakan kalimat yang runtut agar mudah dipahami.
  2. Dengan membaca teks secara intensif, kita dapat memahami, menjelaskan isi teks tersebut.
  3. Dalam menyusun paragraf perlu memerhatikan penggunaan ejaan yang tepat.
  4. Menjelaskan urutan membuat atau melakukan sesuatu harus dengan kalimat yang runtut agar mudah dipahami.
  5. Kita dapat membuat puisi berdasarkan suatu gambar yang ada.

Pelajaran 4 Keterampilan

  1. Menyampaikan penjelasan secara lisan harus dengan runtut, agar mudah dipahami.
  2. Menjelaskan dan membuat sesuatu hendaknya memperhatikan urutan kerjanya.
  3. Membaca dilakukan dengan lafal dan intonasi yang tepat, agar pembaca atau pendengar memahami isi bacaan.
  4. Lafal adalah ketepatan dalam pengucapan bunyi atau suara saat membaca.
  5. Intonasi adalah tinggi rendahnya suara dalam membaca.

Pelajaran 5 Peristiwa

  1. Memberikan tanggapan dan saran terhadap suatu masalah dengan menggunakan kalimat yang runtut dan pilihan kata yang tepat.
  2. Menceritakan pengalaman mengesankan dengan menggunakan kalimat yang runtut agar mudah dipahami.
  3. Membaca dongeng harus secara intensif agar pembaca dapat memahami isi dongeng.

Pelajaran 6 Kegiatan Sehari-hari

  1. Setiap akhir dari suatu paragraf selalu ditulis dengan memberi tanda baca titik (.).
  2. Huruf kapital digunakan untuk menulis huruf pertama pada awal kalimat.
  3. Huruf kapital digunakan untuk menulis nama orang dan tempat.
  4. Gambar berseri dapat dibuat menjadi karangan sederhana.
  5. Mendeklamasikan puisi hendaknya menggunakan laval, intonasi, dan ekspresi yang tepat.

Pelajaran 7 Benda

  1. Percakapan melalui telepon harus dilakukan dengan sopan.
  2. Membaca puisi hendaknya dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.
  3. Dalam menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri, kita harus memahami isi gambar tersebut.
  4. Sebuah bentuk puisi dapat diubah menjadi bentuk prosa sederhana.

Pelajaran 8 Lingkungan

  1. Peristiwa yang pernah dialami,dilihat atau didengar dapat diceritakan sebagai pengalaman diri.
  2. Dengan membaca secara intensif suatu bacaan, kita dapat menjawab dan mengajukan pertanyaan tentang bacaan tersebut.
  3. Dalam menulis karangan, kita harus memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda baca.
  4. Penggunaan huruf kapital di antaranya sebagai berikut.
    1. Untuk huruf pertama kata pada awal kalimat.
    2. Untuk huruf pertama nama orang.
    3. Untuk huruf pertama nama hari, bulan dan tahun.
  5. Penggunaan tanda baca titik (.) di antaranya sebagai berikut.
    1. Untuk mengakhiri kalimat berita (bukan kalimat pertanyaan/seruan).
    2. Pada akhir ringkasan nama orang.
    3. Untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menunjukkan waktu.
  6. Puisi akan lebih indah jika dibaca dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat.

Pelajaran 9 Teknologi

  1. Dialog adalah percakapan antara dua orang atau lebih.
  2. Untuk memahami isi suatu bacaan, kita harus membaca bacaan tersebut secara intensif.
  3. Langkah-langkah menulis karangan berdasarkan gambar seri:
    1. Berilah keterangan gambar dengan nama yang sesuai.
      Misalnya: Andi sedang makan.
    2. Buatlah kalimat yang sesuai dengan gambar.
      Misalnya: Andi sedang makan roti di ruang makan.
    3. Susunlah kalimat berdasarkan gambar seri sehingga menjadi sebuah cerita.

Kami harap dengan disusunnya rangkuman materi pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 SD seperti diatas dapat memudahkan kita belajar materi pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 3 SD.

Ringkasan Materi PAI Kelas 3 SD

dirayumna
SHOLAT FARDU

A. Definisi & Pengertian Sholat Fardhu / Wajib Lima Waktu
Menurut bahasa shalat artinya adalah berdoa, sedangkan menurut istilah shalat adalah suatu perbuatan serta perkataan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan persyaratkan yang ada.



B. Hukum, Tujuan dan Syarat Shalat Wajib Fardhu ‘Ain
Hukum sholat fardhu lima kali sehari adalah wajib bagi semua orang yang telah dewasa atau akil baligh serta normal tidak gila. Tujuan shalat adalah untuk mencegah perbuatan keji dan munkar.
Untuk melakukan shalat ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dulu, yaitu :
1. Beragama Islam
2. Memiliki akal yang waras alias tidak gila atau autis
3. Berusia cukup dewasa
4. Telah sampai dakwah islam kepadanya
5. Bersih dan suci dari najis, haid, nifas, dan lain sebagainya
6. Sadar atau tidak sedang tidur

Syarat sah pelaksanaan sholat adalah sebagai berikut ini :
1. Masuk waktu sholat
2. Menghadap ke kiblat
3. Suci dari najis baik hadas kecil maupun besar
4. Menutup aurat


C. Rukun Shalat
Dalam sholat ada rukun-rukun yang harus kita jalankan, yakni :
1. Niat
2. Posisis berdiri bagi yang mampu
3. Takbiratul ihram
4. Membaca surat al-fatihah
5. Ruku / rukuk yang tumakninah
6. I’tidal yang tuma’ninah
7. Sujud yang tumaninah
8. Duduk di antara dua sujud yang tuma’ninah
9. Sujud kedua yang tuma’ninah
10. Tasyahud
11. Membaca salawat Nabi Muhammad SAW
12. Salam ke kanan lalu ke kiri

D. Yang Membatalkan Sholat
Dalam melaksanakan ibadah salat, sebaiknya kita memperhatikan hal-hal yang mampu membatalkan shalat kita, contohnya seperti :
1. Menjadi hadas / najis baik pada tubuh, pakaian maupun lokasi
2. Berkata-kata kotor
3. Melakukan banyak gerakan di luar sholat bukan darurat
4. Gerakan sholat tidak sesuai rukun shalat dan gerakan yang tidak tuma’ninah.

Materi IPS Kelas 3 SD

dirayumna

 

1. Pengertian Peta
Denah dan peta  sama-sama menunjukkan tempat atau wilayah. Perbedaan antara denah dan peta terletak pada luas wilayah yang ditunjukkan. Wilayah yang ditunjukkan oleh denah sangat terbatas. Sedangkan wilayah yang ditunjukkan oleh peta sangat luas. Peta bias menunjukkan wilayah kabupaten, provinsi, negara, dan benua. Bahkan, sebuah peta bias menunjukkan wilayah seluruh dunia.
Luas wilayah dalam peta lebih kecil dari keadaan sebenarnya. Itu berarti wilayah yang digambar dipeta diperkecil. Namun dalam memperkecil ukuran tidak boleh sembarangan. Untuk menggambar peta harus mengikuti skala atau perbandingan tertentu.
Peta atau map adalah ganbar seluruh atau sebagian dari permukaan bumi yang dilukiskan ke suatu bidang datar dengan perbandingan atau skala tertentu.
2. Unsur-unsur Peta
Judul peta; judul peta menunjukkan nama peta. Contoh : peta Indonesia.
Garis tepi peta; batas-batas pinggir gambar peta untuk menulis angka-angka derajat astronomis.
Legenda; keterangan yang menjelaskan symbol-simbol pada peta.
Simbol; gambar yang digunakan untuk mewakili objek-objek dalam peta.
Skala; perbandingan jarak pada peta dengan jarak yang sebenarnya.
3. Mengukur Jarak Memakai Skala Sederhana
Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak yang sebenarnya.
Bagimana cara mengukur jarak sesungguhnya menggunakan peta? Misalnya kita akan mengukur jarak antara kota A dan kota B. skala pada peta 1 : 1.000.000. langkah-langkahnya sebagai beikut :
Ambil jangka untuk mengukur. Tancapkanjarum jangka pada kota A. aturlah jangka supaya pensilnya tepat di atas kota B.
Ukurlah lebar jangka menggunakan penggaris. Kamu akan mengetahui jarak antara kota A dan B di peta.
Setelah diketahui jarak A dan B kita hitung jarak sesungguhnya berdasarkan skala. Misalnya, jarak A dan B adalah 5 cm. kalau skala petanya 1 : 1.000.000. berarti :
1 cm di peta = 1.000.000 cm jarak sesungguhnya.
1000.000. cm = 10.000 m = 10 km.
Ini berarti 1 cm di peta mewakili 10 km jarak sesungguhnya.
Jarak A dan B di peta 5 cm.
Ini berarti 5 X 10 km = 50 km.
Jadi jarak kota A dan kota B sebenarnya adalah 50 km

Materi IPA Kelas 3 SD-Proses Terjadinya Hujan

dirayumna


Proses  terjadinya hujan. 

  1.  matahari yang bersinar panas menyinari bumi. akibat energi dari sinar matahari ini akan terjadi evaporasi atau juga disebut penguapan di laut, danau sungai samudra dan berbagai sumber lainnya yang ada di bumi sehingga menghasilkan uap air.
  2. uap uap air ini akan naik kepermukaan dengan ketinggian tertentu dan akan mengalami kondensi. pristiwa kondensi ini diakibatkan suhu uap air lebih rendah dibandingkan dengantitik embun uap air.
  3. uap-uap air yang dihasilkan sinar matahari akanmembentuk awan,lalu angin terjadi perbedaan udara yang akan membawa butiran-butiran air.
  4. butiran air ini akan terjadi pengabungan  atau disebut proses koalensi. butiran air akan tertarik oleh gravitasi bumi dan akan turun atau jatuh ke bumi.
  5. ketika jatuh kebumi butiran air tersebut akan melewati lapisan lebih hangat sehingga butiran air tersebut sebagian akan menguap lagi atas dan beberapa butiran tadi akan turun kebumi sebagai hujan. dan ini lah yang di sebut hujan.
demikian sedikit uraian tentang proses terjadinya hujan. dengan membaca artikel ini semoga menambah wawasan atau atau pengetahuan anda. 

Cara Menjaga Lingkungan

dirayumna

CARA MENJAGA LINGKUNGAN SEHAT

A. Pengertian Lingkungan Sehat

Kesehatan lingkungan adalah kesehatan yang sangat penting bagi kelancaran kehidupan dibumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi itu tinggal.Lingkungan yang sehat dapat dikatakan sehat bila sudah memenuhi syarat-syarat lingkungan yang sehat.
Lingkungan sehat yaitu bagian integral ilmu kesehatan masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan lingkungan dalam keseimbangan ekologis.
Jadi kesehatan lingkungan merupakan bagian dari ilmu kesehatan mayarakat.

B. Syarat-syarat Lingkungan Yang Sehat
1. Keadaan Air
Air yang sehat adalah air yang tidak berbau, tidak tercemar dan dapat dilihat kejernihan air tersebut, kalau sudah pasti kebersihannya dimasak dengan suhu 1000C, sehingga bakteri yang di dalam air tersebut mati.
2. Keadaan Udara
Udara yang sehat adalah udara yang didalamnya terdapat yang diperlukan, contohnya oksigen dan di dalamnya tidak tercemar oleh zat-zat yang merusak tubuh, contohnya zat CO2 (zat karbondioksida)
3. Keadaan tanah
Tanah yang sehat adalah tamah yang  baik untuk penanaman suatu tumbuhan, dan tidak tercemar oleh zat-zat logam berat.

C. Cara-cara Pemeliharaan Kesehatan Lingkungan
1. Tidak mencemari air dengan membuang sampah disungai (membuang sampah pada tempatnya)
Membuang sampah pada tempatnya.Seharusnya kita tidak membuang sampah di mana-mana.contohnya di jalan,di sungai,di selokan,dan sebagainya.Jangan membuang limbah di sungai.Jika kita mambuang sampah di sungai hasilnya sunagi menjadi kotor,bau,dan keruh.Jika sampah itu mengumpul di sungai itu akan mengakibatkan ikan-ikan mati.Terutama pada benih-benih ikan.Dan sungai yang seperti itu akan mengakibatkan banyaknya sarang nyamuk.Dan munculnya berbagai penyakit contohnya demam berdarah dan alat pernapasan.

2. Tidak menebang pohon sembarangan
Hindari untuk menebang pohon di hutan.Banyak sekali masyarakat membabat pohon di hutan.Hasilnya hutan kita menjadi gundul.Apabila hutan itu di tempati bintang-binatang.Apkah kita tidak merusak tempat tinggal bintang-bintang tertentu?Semakin banyakk masyarakat menebang pohon yang banyak semakin kita juga merusak tempat tinggal bintang-binatang tertentu.Tetapi kuncinya terletak pada kesadaran kita.

3. Membersihkan selokan
Kita harus selalu membersihkan selokan agar tidak terjadinya penumpukan sampah dan mengakibatkan banjir nantinya.Kalau kita membersihkan selokan itu berarti kita bisa menghindari munculnya sarang nyamuk,kotor,dan bau.Agar lingkungan kita bersih,sehat dan tetap indah.